Tampilkan postingan dengan label Seputar Geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seputar Geografi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Agustus 2016

Komunitas GeniUs

GeniUs. Generasi Jenius.

Ya, itulah nama yang kami pilih untuk proyek komunitas kami. Kami -aku, Putri, dan Toni- tanggal 29 Juli 2016 kemarin mulai bertemu untuk membuat rancangan awal. Penggagas komunitas ini adalah Toni Purwanto, temen kuliah yang rajin banget dulu di kelas. Selevel lah dengan Putri Sarihati yang selalu idealis dan maksimal ngerjain sesuatu, bahkan bela-belain naik turun gunung buat nyelesain skripsinya dulu. Entah setan mana yang membujuk Pu (panggilan sayangku buat si Putri) untuk mengajakku bergabung di komunitas ini. Padahal aku mah apa atuh..., cuma secuil tahu di pucuk cabe :P

Si Toni yang selama ini bersentuhan dengan dunia home-schooling bertarif mahal, punya cita-cita ingin bikin home-schooling juga tapi dengan tarif normal dan dengan metode yang tidak biasa. Aku yang selama dua tahun ini bekerja berpindah dari satu sekolah ke sekolah lain, yang pada akhirnya didepak karena sekolah merasa mata pelajaran sosial dan kewaraganegaraan tidak perlu terlalu intens diberikan ke siswa, merasa se-ide dengan Toni dan Pu.

Selasa, 22 Mei 2012

Hisapan Ombak Aneh Parangtritis

Para praktisi ilmu kebumian menegaskan bahwa penyebab utama hilangnya sejumlah wisatawan di Pantai Parangtritis, Bantul, adalah akibat terseret rip current. Dengan kecepatan mencapai 80 kilometer per jam, arus balik itu tidak hanya kuat, tetapi juga mematikan.

Kepala Laboratorium Geospasial Parangtritis I Nyoman Sukmantalya mengatakan, sampai sekarang informasi mengenai rip current amat minim. Akibatnya, masyarakat masih sering mengaitkan peristiwa hilangnya korban di pantai selatan DI Yogyakarta dengan hal-hal yang berbau mistis. Padahal, ada penjelasan ilmiah di balik musibah tersebut.

Arus balik merupakan aliran air gelombang datang yang membentur pantai dan kembali lagi ke laut. Arus itu bisa menjadi amat kuat karena biasanya merupakan akumulasi dari pertemuan dua atau lebih gelombang datang.

Celakanya, arus balik terjadi begitu cepat, bahkan dalam hitungan detik. Arus itu juga bukan hanya berlangsung di satu tempat, melainkan berganti-ganti lokasi sesuai dengan arah datangnya gelombang yang juga menyesuaikan dengan arah embusan angin dari laut menuju darat.

Usaha yang Harus Dilakukan Bila Terseret Rip Current


Tips/Cara/Usaha yang harus dilakukan bila terseret rip current, adalah sebagai berikut:







Rabu, 18 April 2012

TERUMBU KARANG

       Jenis-jenis Terumbu Karang

      Ada dua jenis terumbu karang yaitu
-         terumbu karang keras (hard coral)
Terumbu karang keras (seperti brain coral dan elkhorn coral) merupakan karang batu kapur yang keras yang membentuk terumbu karang.
-          terumbu karang lunak (soft coral).
Terumbu karang lunak (seperti sea fingers dan sea whips) tidak membentuk karang. 
1.    Terumbu karang tepi (fringing reefs)
Terumbu karang tepi atau karang penerus berkembang di mayoritas pesisir pantai dari pulau-pulau besar. Perkembangannya bisa mencapai kedalaman 40 meter dengan pertumbuhan ke atas dan ke arah luar menuju laut lepas. Dalam proses perkembangannya, terumbu ini berbentuk melingkar yang ditandai dengan adanya bentukan ban atau bagian endapan karang mati yang mengelilingi pulau. Pada pantai yang curam, pertumbuhan terumbu jelas mengarah secara vertikal. Contoh: Bunaken (Sulawesi), Pulau Panaitan (Banten), Nusa Dua (Bali).

Senin, 23 November 2009

Ciri dan Karakteristik Masyarakat Desa dan Kota


• Ciri-Ciri/Karakteristik Masyarakat Desa
1. Jumlah penduduk tidak terlalu padat dan bersifat homogen
2. Kontrol sosial masih tinggi
3. Sifat gotong royong masih kuat
4. Sifat kekeluargaannya masih ada.
Dalam buku Sosiologi karangan Ruman Sumadilaga seorang ahli Sosiologi “Talcot Parsons” menggambarkan masyarakat desa sebagai masyarakat tradisional (Gemeinschaft) yang mengenal ciri-ciri sebagai berikut :
a. Afektifitas.
Ada hubungannya dengan perasaan kasih sayang, cinta , kesetiaan dan kemesraan. Perwujudannya dalam sikap dan perbuatan tolong menolong, menyatakan simpati terhadap musibah yang diderita orang lain dan menolongnya tanpa pamrih.

Sumber Daya Alam Indonesia : Diambang Kepunahan

Indonesia, negara yang disebut-sebut sebagai zamrud khatulistiwa, gemah ripah loh jinawi, ijo royo-royo. Sebegitu kayanya Indonesia sampai-sampai grup musik kawakan Koes Plus menciptakan lagu yang syairnya menceritakan kesuburan tanah Indonesia : "bukan lautan hanya kolam susu...".
Namun, seperti itu tinggal menjadi gelar lama semata.., Perhatikan gambar2 berikut,
benarkah Indonesia masih zamrud khatulistiwa? :














Untuk meminimalisasi dampak buruk dari kerusakan SDA, harus ada suatu pengelolaan SDA secara arif. Perhatikan profil di bawah ini:

Senin, 09 November 2009

SKRIPSI : Kertasnya Bikin Global Warming???


Temen2 yang kuliah pasti dah akrab banget dengan yang namanya skipsi, apalagi yang sudah menginjak semester 7, tiap hari aktivitasnya : bimbingan, revisi, seminar proposal, dan sejenisnya.
Tapi pernah mikir gak kalo aktivitas bikin skripsi tu juga punya andil besar terhadap peningkatan global warming?? kok bisa?? ya bisa aja..
Coba deh hitung satu mahasiswa menghabiskan berapa lembar kertas untuk